A Good Leader?

Bagaimana menjadi pemimpin yang baik?
Dan bagaimana menghadapi pemimpin yang kurang baik?
Well..konsultasi dulu dengan seseorang yang buat aq sendiri, “nice and funny teacher”.

Pertanyaan ku:

1. Untuk meng-hire pemimpin itu berdasarkan apa?

Setiap Job pasti ada role dan responsibilitynya, seorang atasan yg baik akan membuat “measurement” sesuai dgn Job role tsb.

* artinya di setiap pekerjaan ada peran dan tanggung jawab nya dan sebagai atasan yang baik ketika meng-hire seseorang selalu mempunyai dan membuat ukuran yang sesuai dengan peran dari pekerjaannya, dan ketika dalam progress pekerjaanya ternyata ukurannya tidak sesuai dengan peran dan tanggung jawab, seharusnya diperingatkan.

* Apabila ada kondisi pekerjaan tidak beres, anak buah berhak menyampaikan ketidak beresan tersebut, apalgi kalau anak buah tersebut satu team/pekerjaan dengan orang tersebut.

Pemimpin atau bos yang kurang baik biasanya lebih percaya ke pemimpin (orang yg di hire), tanpa melihat fakta dan data, dibandingkan mendengarkan anak buah.

2. Dengan kondisi seperti apa perusahaan sudah tidak sehat?

Sebetulnya bukan perusahannya yg kurang baik, tapi sistem dan prosedurnya yg kurang baik.

Inti dr operasional satu perusahan adalah Orang yg baik dan SOP yg baik, dua2 nya harus ada.

*Tipsnya, kalau mau feedback ke bos atas kondisi spt itu, buat data yg lengkap mengenai kondisi di lapangan, laporkan ke bos soal pekerjaannya aja, tanpa menyebut orangnya.

3. Apa benar seorang pemimpin cuma bermodalkan “just giving an order” ke anak buah?

Thats call “Mandor kawat” (kerja kendor makan kuat)
Seorang Manager yang baik harus bisa membuat plan (rencana), deploy (menyebarkan), interactive (termasuk monitoring) dan push, kalau cuma bisa order artinya cuma push doang.

4. Jika anak buahnya lg load, manager bs ga mengerjakan pekerjaannya sendiri tanpa giving an order?

*gak juga, kalau sampai terjadi begitu managernya yg oon, kan waktu di “plan” mesti ‘cari’ tau, beban pekerjaannya apakah bisa dihandle oleh staffnya dengan baik.

5. Apabila ini urgent dan cm simple task, apa manager harus menunggu anak buahnya mengerjakan dan task tsb jd tertunda?

* Kalau casenya begitu, lihat urgencynya, tp tetap pertama mesti cari staff yg mau dan mampu mengerjakan dalam timing yg diberikan, kalau gak ada baru manager yang bersangkutan mengerjakan, kecuali gak urgent.

4 Responses to “A Good Leader?”

  • dudi says:

    konteksnya untuk perusahaan yang udah mapan atau udah berdiri? contohnya bob sadino dulu sebelum bisa giving an order, dia sendiri yang menjalankan ordernya.

    kadang teori dan prakteknya harus disesuaikan dengan kondisi qe

  • iqe says:

    Om Dud : Sehrsnya memang sesuai dgn kondisi, apa lg situasi yg sedang load or hectic..setauku do as a team ga cm ngerasa jd bos kalee yee (tp tergantung karakter pemimpinnya jg seh, buat company yg br berdiri ato mapan slama ini yg pnah kujalanin, we just love the leader “down to earth”:p)

  • dudi says:

    definisi manager dan pemimpin juga bisa beda loh. yang bagus memang manager yang punya jiwa “pemimpin”. hasilnya pasti akan down to earth.

    tapi kadang juga perlu yg bertangan besi. tergantung sikon juga sih.

    *ngemeng epe sih gw nih*

  • Subject of your article is interesting for me, i have bookmarked it for future referrence
    regards zmurringo

Leave a Reply

Journey
Histoire